Senin, 12 Juni 2017

Kajian Lahan Industri



TUGAS KELOMPOK MAKALAH KAJIAN LAHAN INDUSTRI

Disusun guna melengkapi tugas Geografi yang diberikan oleh
Ibu Ina Nurhayati S.Pd




















Disusun Oleh :

1.      Bagas Adi N               (XII.IPS.1/04)
2.      Fatkan Faisal A           (XII.IPS.1/10)
3.      Iqbal Rizaldi               (XII.IPS.1/12)
4.      Lia Farida                    (XII.IPS.1/14)
5.      Luthfi Fajar Riana       (XII.IPS.1/16)
6.      Nevi Angesti N. C      (XII.IPS.1/23)
7.      Nurul Hamidah           (XII.IPS.1/24)
8.      Rizki Rida A               (XII.IPS.1/32)
9.      Zainal Abidin              (XII.IPS.1/35)

PEMERINTAH KABUPATEN KENDAL
SMA NEGERI 1 BOJA
2016


I.  PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang
Penginderaan jauh berkembang sangat pesat sejak lima dasawarsa terakhir ini. Perkembangannya meliputi aspek sensor, wahana atau kendaraan pembawa sensor, jenis citra serta liputan dan ketersediaannya, alat dan analisis data, dan jumlah pengguna serta bidang penggunaannya.
Di Indonesia, penggunaan foto udara untuk survey pemetaan sumber daya telah dimulai oleh beberapa instansi pada awal tahun 1970-an. Saat ini telah beredar banyak jenis satelit sumber daya. Mulai dari negara maju seperti Amerika Serikat, Kanada, Perancis, Jepang, Rusia, hingga negara-negara besar namun dengan pendapatan per kapita yang rendah seperti India dan Republik Rakyat Cina. Berbagai satelit sumberdaya yang diluncurkan itu menawarkan kemampuan yang bervariasi, dari resolusi spasial 0,6 meter (QuickBirth milik Amerika) hingga sekitar 1,1 kilometer (NOAA-AVHRR juga milik Amerika Serikat).  Berbagai negara di Eropa,  Amerika Utara,  Amerika Latin,  Asia  dan  bahkan  Afrika telah banyak memanfaatkan satelit itu untuk pembangunan

B.  Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian pengindraan jauh itu ?
2.      Sebutkan apa saja keunggulan dari pengindraan jauh !
3.      Jelaskan keuntungan dari pengindraan jauh !
4.      Sebutkan mafaat pengindraan jauh !
5.      Jelaskan pemanfaatan pengindraan jauh dalam bidang industri !

C. Tujuan Penelitian
            Tujuan dari penelitian ini adalah
1.      Untuk mengetahui pengertian pengindraan jauh.
2.      Dapat menyebutkan apa saja keunggulan dari pengindraan jauh.
3.      Dapat menjelaskan apa keuntungan dari pengindraan jauh.
4.      Dapat menyebutkan manfaat dari pengindraan jauh.
5.      Dapat menjelaskan pemanfaatan pengindraan jauh dalam bidang industri.


 

II.  PEMBAHASAN

A.    Pengertian

Penginderaan jauh (atau disingkat inderaja) adalah pengukuran atau akuisisi data dari sebuah objek atau fenomena oleh sebuah alat yang tidak secara fisik melakukan kontak dengan objek tersebut atau pengukuran atau akuisisi data dari sebuah objek atau fenomena oleh sebuah alat dari jarak jauh, (misalnya dari pesawat, pesawat luar angkasa, satelit, kapal atau alat lain. Contohdaripenginderaanjauhantara lain satelitpengamatanbumi, satelitcuaca.
Penginderaanjauhmerupakansuatuilmu yang digunakanuntukmendapatkaninformasimengenaipermukaanbumisepertilahandan air daricitra yang diperolehdarijarakjauhdenganmenggunakan sensor.
Data yang digunakandalampenginderaanjauhdapatberbentukhasildarivariasidayagelombangbunyidanatauenergielektromagnetik.Sebagaicontohgrafimetermemperoleh data darivariasidayatarikbumi (gravitasi), sonar padasistemnavigasimemperoleh data darigelombangbunyidanmakakitamemperoleh data darienergielektromagnetik. Data yang diperolehitudikeloladanakandigunakanuntukkepentingantertentu.
Salah satupemanfaatanpenginderaanjauhtersebutadalahSistemInformasiGeografi.  Citra yang diperolehmelaluipenginderaanjauhmerupakan data dasaratau input yang selanjutnyadiolahdandisajikanolehSistemInformasiGeografi. Posisi data daricitraPenginderaanJauhdapatdikoreksikembalidalamSistemInformasiGeografi. Dengandemikian, integrasiantara data PenginderaanJauhdenganSistemInformasiGeografiakanmemperolehinformasi yang optimal sebagai data pemanfaatanwilayah.
memonitor janin dengan ultrasonik dan wahanaluarangkasa yang memantau planet dari orbit. Inderajaberasaldari bahasaInggris remote sensingbahasaPerancis télédétectionbahasaJerman fernerkundungbahasaPortugis sensoriamentoremotabahasaSpanyol percepcion remote dan bahasaRusia distangtionaya. Di masa modern, istilahpenginderaanjauhmengacukepadateknik yang melibatkaninstrumen di pesawatataupesawatluarangkasadandibedakandenganpenginderaanlainnyaseperti penginderaanmedis atau fotogrametri. Walaupunsemuahal yang berhubungandengan astronomisebenarnyaadalahpenerapandaripenginderaanjauh (faktanyamerupakanpenginderaanjauh yang intensif), istilah "penginderaanjauh" umumnyalebihkepada yang berhubungandenganteresterialdanpengamatancuaca


B.  Keunggulan Inderaja
MenurutSutanto(1994:18-23), penggunaanpenginderaanjauhbaikdiukurdarijumlahbidangpenggunaannyamaupundarifrekuensipenggunaannyapadatiapbidangmengalamipengingkatandenganpesat. Hal inidisebabkanolehbeberapafaktorantaralain :
(1) Citra menggambarkanobyek, daerah, dangejala di permukaanbumidengan; wujuddanletak  obyek yang miripujuddanletak di permukaanbumi, relatiflengkap, meliputidaerah yang luas, sertabersifatpermanen.
(2) Dari jeniscitratertentudapatditimbulkangambarantiga dimensional apabilapengamatannyadilakukandenganalat yang disebutstereoskop.
(3) Karaktersitikobyek yang tidaktampakdapatdiwujudkandalambentukcitrasehinggadimungkinkanpengenalanobyeknya.
(4) Citra dapatdibuatsecaracepatmeskipununtukdaerah yang sulitdijelajahisecaraterestrial.
(5)Merupakansatu-satunyacarauntukpemetaandaerahbencana.
(6) Citra seringdibuatdenganperiodeulang yang pendek.

C.  Keuntungan Inderaja
Baik diukur dari jumlah bidang penggunaan maupun frekuensinya, penggunaan penginderaan jauh pada saat ini meningkat dengan pesat. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor dibawah ini :.
Citra menggambarkan objek, daerah, dan gejala di permukaan bumi dengan wujud dan letak objek yang mirip dengan wujud dan letaknya di permukaan bumi, relatif lengkap, meliputi daerah yang luas, dan bersifat permanen. Wujud dan letak objek yang tergambar pada citra mirip dengan wujud dan letaknya di permukaan bumi.
Citra merupakan sumber data multimatik karena citra dapat digunakan untuk pelbagai bidang, seperti geografi, geologi, hidrologi, dan kehutanan. Penggunaan citra dapat menggambarkan daerah yang luas.

D.  Manfaat Inderaja
Tujuanutamadaripenginderaanjauhadalahuntukmengumpulkan data seumberdayaalamdanlingkungan. Penginderaanjauhmakinbanyakdimanfaatkankarenaberbagaimacamalasansebagaiberikut :

• Citra dapatdibuatsecaracepatmeskipunpadadaerah yang sulitditempuhmelaluidaratan, contohnyahutan, rawadanpegunungan.
• Citra menggambarkanobyekdipermukaanbumidenganwujuddanletakobjekmiripdengansebenarnya, gambarrelatiflengkap, liputandaerah yang luasdansifatgambar yang permanen
• Citra tertentudapatmemberikangambartigadimensijikadilihatdenganmenggunakanstereoskop. Gambartigadimensiitusangatmenguntungkankarenamenjyajikan model obyek yang jelas, relief lebihjelas, memungkinkanpengukuranbedatinggi, pengukuranlerengdanpengukuran volume.
• Citra dapatmenggambarkanbenda yang tidaktampaksehinggadimungkinkanpengenalanobyeknya. Sebagaicontohadalahterjadinyakebocoranpipabawahtanah.
• Citra sebagaisatu-satunyacarauntukpemetaandaerahbencana.
Inderajamemilikiperan yang sangatbesardalamsisteminformasi data danpengelolaannya. Perantersebutantaralainuntukmendeteksiperubahan data danpengembangan model di berbagaikepentingan.
Dayagunadaricitrapenginderaanjauhadalah
1) Pemetaangeologi/geomorfologi
2) Survey tanah,
3) Pemetaan Land Use,
4) Pemantauansumberdayaalam,
5) Pemantauansumberdayaalam,
6) Survey hidrologi,
7) Survey ekologidanpengelolaanmargasatwa.

E.  PemanfaatanPenginderaanJauh Di BidangIndustri

Lahan untuk kegiatan industri dan pertambangan membutuhkan data - data yang mendukung kegiatan tersebut seperti data kemiringan lereng, geologi geomorfologi, dan sebagainya. Data – data yang mendukung untuk kegiatan dapat diperoleh dari pengindraan jauh, murah, dan relatif akurat.
Saat ini penentuan lokasi industri cenderung terpusat pada satu titik lokasi atau kawasan. Penentuan lokasi industri tersebut juga telah mempertimbangkan berbagai aspek bahan baku, sumber daya alam, summber daya manusia, konsumen, aksesibilitas, dan sebagainya. Suatu kawasan yang terdapat berbagai industri lazim disebut kawasan berikat. Keberadaan kawasan berikat tersebut memungkinkan pengelolaan dan pengawasan industri lebih mudah.
Potensi lokasi industri tidak hanya terpusat pada satu titik lokasi atau kawasan, masih banyak lokasi dengan berbagi potensi baik sumberdaya alam, sumber daya manusia, aksesibilitas yang baik, pemasaran, dan sebagainya. Terpusatnya kegiatan industri memberikan kelebihan dalam hal manajemen industri, namun di sisi lain pemerataan pembangunan tidak dapat tercapai apabila kegiatan industri hanya terpusat pada satu lokasi atau kawasan. Pengindraan jauh banyak kegunaannya terutama untuk kegiatan industri, misalnya untuk penentuan lokasi industri, pengawasan pencemaran limbah, pengawasaan pengolahan limbah, pemantauan dampak kegiatan industri, alih fungsi lahan akibat kegiatan industri, pemantauan kegiatan ekonomi dan sebagainya.
Penentuan lokasi industri harus memperhatikan variabel – variabel misalnya aksesibilitas, ketersediaan bahan baku, sumber daya manusia, fasilitas dan sebagainya. Dengan bantuan pengindraan jauh, penentuan lokasi industri dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Citra yang sesuai untuk penentuan lokasi industri adalah citra ikonos dan pankromatik. Misalnya, penentuan lokasi indutri berdasarkan ketersediaan sumber daya manusia, maka penentuan lokasi industri berdasarkan dengan pemukiman. Penentuan lokasi industri  berdasarkan ketersediaan bahan baku, maka dekat dengan penyediaan bahan baku. Penentuan lokasi indutri  berdasarkan pada aksesibilitas dekat dengan jalan raya yang mudah dijangkau, dan sebagainya.
Pemanfaatan pengindraan jauh untuk kajian industri salah satunya adalah untuk menentukan lokasi industri. Misalnya untuk pemantauan perkembangan industri atau pemukiman, distribusi, dan pola akibat kegiatan industri dapat dilakukan dengan bantuan pengindraan jauh. Dengan mengetahui perkembangannya, dapat dijadikan arah kebijakan pembangunan dalam bidang industri.
Begitu pula halnya dengan kegiatan pertambangan. Kegiatan pertambangan. Kegiatan pertambangan telah banyak menyumbang devisa bagi negara dan hasil tambang sangat membantu manusia dalam kehidupannya. Pemanfaatan pegindraan jauh dalam kajian pertambangan misalnya inventaris lokasi pertambangan liar, pemonitoran perubahan lahan, pemonitoran kegiatan reklamasi, dan sebagainya
Pemanfaatanpenginderaanjauhdalamindustrimigas
Laboratoriumpengolahancitra yang dikelolaolehindustrigas telahmemanfaatkantekhnologipenginderaanjauhdalamberbagaiaktivitasbaikdalamkegiatan intern, penelitianbersama, maupundalamrangkapelayananjasakonsultasitekhnologikepadapihakluar.


III PENUTUP

A.    Kesimpulan
Jadi dapat disimpulkan bahwa faktor penentuan lokasi industri harus memperhatikan hal – hal sebagi berikut :
1.      Pembangunan lokasi industri harus jauh dari pemukiman masyarakat, agar tidak mengganggu.
2.      Dekat dengan bahan baku (Semen. Contohnya di Daerah Gresik terdapat bahan baku pembuat semen).
3.      Dekat dengan daerah pemasaran.
4.      Dekat dengan daerah pengolahan
Selain itu harus memperhatikan pengawasanpencemaran limbah, pengelolahan limbah, dan pemantauan dampak kegiatan industri. Serta alih fungsi lahan dan pemantauan kegiatan ekonomi.


 
LAMPIRAN


Kerusakan lingkungan akibat pertambangan di Pulau Papua dari citra

Lokasi industri berdasarkan SDM Pulau Jawa

Lokasi industri berdasarkan SDA di Kalimantan


DAFTAR PUSTAKA




Buku Paket Geografi kelas XII IPS untuk SMA/MA Peminatan IIS seri CHARACTER BUILDING PAKEM Pendekatan Saintifik Kontekstual, Penerbit Dan Percetakan Mediatama

Contoh Teks Negosiasi



NEGOSISASI ANTARA PENGUSAHA DAN PIHAK BANK

Pengusaha       = “Selamat pagi”
Pihak Bank      = “Selamat pagi pak. Ada yang bisa saya bantu ?”
Pengusaha       = “Saya ingin menggunakan jasa perbankan untuk pengkreditan”
Pihak Bank     = “Baik pak, berapa besar uang yang anda inginkan ?”
Pengusaha       = “Sebanyak Rp 100.000.000,00”
Pihak Bank      = “Maaf pak kami tidak bisa memberikan anda uang pengkreditan sebanyak itu”
Pengusaha       = “Tolong diusahakan mbak”
Pihak bank     = “Maaf pak bank kami hanya memberikan Rp 50.000.000,00 untuk uang pengkreditan pak”
Pengusaha     = “Tapi ini untuk kebutuhan penting agar rakyat juga bisa terbantu, karena saya akan membuka usaha baru sehingga menambah lapangan pekerjaan baru mbak”
Pihak Bank      = “Maaf pak kami tetap tidak bisa”
Pengusaha       = “Tolong mbk, tolong diusahakan”
Pihak Bank      = “Baik pak, akan saya coba terlebih dahulu” (Pihak Bank menelfon atasan)
Pihak Bank      = “Maaf pak, saya sudah menelfon atasan akan tetapi tetap tidak di izinkan”
Pengusaha       = “Tapi kenapa tidak bisa mbak ?”
Pihak Bank      = “Karena memang aturan perusahaan kami hanya bisa memberi pinjaman sebesar Rp 50.000.000,00”
Pengusaha       = “Baiklah mbak kalo begitu”
Pihak Bank      = “Baik pak kami akan segera memproses pengkreditan uang”
Beberapa menit kemudian
Pihak Bank      = “Ini pak uang yang bapak minta, sebesar Rp 50.000.000,00 ”
Pengusaha       = “Terimakasih mbak”
Pihak Bank      = “Iya sama – sama semoga hari anda menyenangkan”
Pengusaha       = “Iya mbk”
-THE END-
Penulis = Luthfi Fajar Riana

Pidato Tema Global Warming



Assalamualaikum Wr. Wb
Yang terhormat Ibu Wiken selaku guru bahasa Indonesia dan teman – teman yang ada di kelas X.IIS.4
Pada pagi hari ini mari kita panjatkan puji syukur atas rahmat, hidayah serta inayahnya sehingga pada pagi hari ini kita dapat berkumpul di kelas X.IIS.4 tanpa halangan apapun dan tak lupa sholawat serta salam kita haturkan kepada Nabi Agung Muhammad SAW yang kita nanti – nantikan syafaatnya kelak di Yaumil Qiammah.
Terimakasih kepada Ibu Wiken dan teman teman atas waktu yang diberikan kepada saya sehingga saya dapat menyampaikan pidato tentang pentingnya pohon bagi kehidupan kita semua.
Taukah anda semua seberapa penting pohon bagi kehidupan kita. Apa kalian hanya tau pentingnya pohon untuk membantu kita bernafas ?, atau pentingnya pohon untuk membuat perabotan rumah tangga ?, atau kalian semua menganggap pohon selayanknya kamar mandi ?. saya di sini tidak berharap ada orang seperti itu yang ada di kelas ini ya.
Coba bayangkan apabila di seluruh dunia ini hanya tersisa satu pohon, bagaimana kita dapat bernafas seluasa ini, apakah kita akan saling berebut dan berdesakan untuk mendekati pohon itu dengan leluasa lalu meminta pohon itu mengeluarkan lebih banyak udara bersih dan kita membayar uang kepada pohon, itu sangat mustahil.
Saat ini tahun 2015, suhu di bumi sudah cukup panas banyak penebangan pohon secara liar yang menghabiskan + 10.000 hektar tanah didunia, lalu bagaimana nasib anak cucu kita nanti, bagaimana bumi kita 50 tahun yang akan datang apabila setiap tahun penebangan terjadi pembabatan hutan yang berhektar – hektar belum lagi ditambah dengan pencemaran udara, laut dan tanah, membuang sampah pada tempatnya pun masih susah.
Bayangkan bumi kita bagaimana jadinya, hutan – hutan yang ditumbuhi pepohonan semakin berkurang, alangkah celakanya pencemaran dimana – mana semakin bertambah. Apakah kalian tidak merasa kasihan bagaimana nasib orang – orang 50 tahun yang akan mendatang. Untuk mencegah dan mengurangi hal – hal yang buruk akan terjadi, maka mari kita menjaga bumi kita bersama, lindungilah hutan – hutan, jangan kita rusak tanaman – tanaman di sekitar kita, jaga dan rawatlah agar tanaman hijau dan pohon – pohon tidak semakin berkurang dimasa yang akan mendatang.
Sekian pidato dari saya semoga pidato saya tai dapat bermanfaat dan menjadikan kita sadar akan pentingnya pohon, terimakasih atas perhatian kalian semua.
Selamat siang
Wassalamualaikum Wr. Wb

Penulis = Luthfi Fajar Riana
Mohon Kritik dan saran

Dialog Drama Senyum Karyamin



NASKAH DRAMA SENYUM KARYAMIN

Narator               = “Karyamin melangkah pelan – pelan dan sangat hati- hati. Beban yang menekan pundaknya adalah pikulan yang digantung dua keranjang batu kali... Bruksss..
Karyamin                    = “Aduuh .... aduuhh” (Karyamin terjatuh)
Kawan Karyamin        = “Hahahaha min, Mmn mata dipakai kalo jalan dari tadi jatuh terus ! hahaha”
Narator                   = “Karyamin hanya membalasnya dengan senyuman, dan melanjutkanperjalanan dengan lebih hati – hati. Sampai akhirnya seekor burung paruh udang terjun dari ranting menggantung diatas air
Karyamin                = “Bangsat... gara – gara burung paruh udang itu aku terjatuh lagi. Tubuhku sudah terasa lemas, panas matahari tambah menyengat, hatiku juga tak tenang”
Sarji                    = “Sudah, min. Pulanglah. Ku kira hatimu tertinggal dirumah sehingga kamu loyo terus”(Karyamin masih duduk termenung)
Sarji                      = “Bahaya meninggalkan isterimu seorang diri min. Kamu ingat anak – anak muda petugas harian itu ?, jangan kira mereka hanya datang setiap hari buat menagih setoran kepada isterimu. Jangan percaya kepada anak – anak muda itu. Pulanglah kini pasti isterimu sedang digodanya.”
Kawan Karyamin        = “Isterimu tidak hanya menarik mata petugas bank harian. Jangan lupa tukang edar buntut itu, kudengar dia juga sering datang ke rumahmu bila kamu sedang keluar. Apa kamu juga percaya dia datang hanya untuk menjual kupon buntut ?, jangan – jangan dia menjual buntunya sendiri”
Narator                        = “Suara gelak tawa terdengar riuh diantara bunyi batu – batu yang mereka lempar di tepi sungai. Dan Karyamin masih terduduk sambil memandang ke dua keranjangnya yang berantakan dan hampa. Burung paruh udang kembali melintas diatasnya, ingin sekali Karyamin menyumpahinya namun tubuh Karyamin semakin terasa lemas. Sedangkan kawan – kawannya sedang berceloteh melihat perempuan yang menyebrangi sungai
Kawan – kawan          = “Widiiih cewek tuu....., seger broo.. hahahahaha.”
Sarji                          = “Min... kamu diam saja, apakah kamu tidak melihat ikan putih– putih sebesar paha ?”
Kawan – Kawan         = “Hahahaha”
Narator                   = “Karyamin hanya tersenyum lalu bangkit, meski kepalanya berat dan seakan berputar. Diambilnya keranjang dan pikulan. Akhirnya Karyamin memutuskan kembali ke rumah. Dalam perjalanannya ia bertemu Saidah
Saidah                     = “ Masih pagi kok mau pulang min ?, sakit ?”
Narator                   = “Karyamin menggeleng dan tersenyum. Saidah memperhatikan bibirnya yang membiru dan ke dua telapak tangannya yang pucat. Setelah dekat, saidah mendengar suara perut karyamin
Saidah                     = “Makan min ?”
Karyamin             = “Tidak beri aku minum saja, daganganmu sudah ciut seperti itu. Aku tak ingin menambah utang
Saidah                    = “Iya min, iya. Tapi kamu laparkan ?” (Karyamin tersenyum sambil menerima segelas air yang disodorkan oleh Saidah dan meminumya)
Saidah                      = “Makan ya min ! aku tak tahan melihat orang lapar. Tak usah dibayar dulu, aku sabar menunggu tengkulak datang”
Narator               = “Karyamin hanya terdiam dan melihat paruh udang melintas cepat dengan suara meracau. Karyamin tak lagi membencinya karena sadar burung yang demikian pasti sedang mencari makan untuk anak – anaknya
Saidah                         = “Jadi kamu tak mau makan ?” (tanya Saidah ketika karyamin bangkit)
Karyamin              = “Tidak. Kalau kamu tak tahan melihat aku lapar, aku pun tak tahan melihat daganganmu habis karena utang – utangku dan kawanku”
Saidah                         = “Iya iya... min.., tapi...” (Saidah memutuskan kata – katanya karena karyamin sudah berjalan jauh)
(dalam perjalanannya karyamin bergejolak ketika ingin pulang)
Karyamin                    = “Mengapa aku pulang ?” (ujarnya)
Karyamin                    = “aah tak palah semalam tadi isteriku tak bisa tidur karena bisul di pucuk pantatya. Maka apa salahnya aku pulang untuk menemani isteriku”
Narator                        = “Karyamin mencoba berjalan secepat mungkin, walau terkadang tiba tiba banyak kunagng – kunang dalam rongga matanya. Ditanjakkan terakhir rumah ia bertemu Pak Pamang
Pak Pamong                = “Naah, akhirnya kamu ketemu juga, min. Ku cari kau di rumah tak ada. Di pangkalan batu tak ada, kamu mau menghindar ya ?”
Karyamin                    = “Menghindar ?” (sambil menggaruk – garuk kepalanya kebingungan)
Pak Pamong                = “Ya, kamu mbeling, Min.  Digerombolan ini hanyakamu yang belum berpartisipasi. Hanya kamu yang belum setor uang dana Afrika, dana untuk menolong orang – orang kelaparan di sana. Nah sekarang hari terakhir aku tak mau lebih lama kau persulit” (Sambil merasakan tubuhnya yang semakin lemas Karyamin tersenyum. Akan tetapi Pak Pamong malah menjadi marah olah senyuman karyamin)
Pak Pamong               = “Kamu menghina aku min ?”
Karyamin                   = “Tidak pak, sungguh tidak !” (sambil menggeleng – gelengkan kepalanya)
Pak Pamong               = “Kalau tidak, mengapa kamu senyum – senyum ?. cepat mana uang iuranmu ?”
Karyamin                   = “Hahahahahahah... ! hahaha”
Narator              = “Karyamina tertawa sangat keras, sehingga mengundang seribu lebah masuk ke telinganya. Seribu kunang masuk ke mulutnya. Lambungnya yang kopong berguncang – guncang dan merubuhkan seluruh tubuhnya
Pak Pamong                = “Min.. min.. Karyamin”
Narator                    = “Sambil berteriak keras – keras Pak Pamong berusaha menahan tubuh karyamin yang jatuh terguling kelembah namun sayang gagal
(Bruk – bruk suara Karyamin jatuh ke lembah)
Pak Pamong                = “ Waduh Karyamin jatuh ” (sambil kebingungan)
-THE END-

Penulis = Luthfi Fajar Riana

Mahasiswa KKN UPGRIS Membuat tempat Cuci Tangan Sederhana dan Melakukan Edukasi Cuci Tangan

Virus Covid-19 per 1 Februarai 2021 mencapai 1.089.308 yang menandakan bahwa belum meredanya penyebaran covid-19 di Indonesia. Oleh karena i...